Minggu, 15 Maret 2009

Slumdog Millioner


Pulang kerja kemaren kita langsung pergi nonton ke La Valentine , entah kenapa bioskop deket rumah sampe sekarang enggak muterin nih film . Bikin gue makin penasaran dengan komentar temen temen gue akan film ini .

Ada yang bikin sebel nih sewaktu di bioskop ada ibu - ibu enggak kebagian tempat duduk mau coba duduk di sebelah gue tapi enggak sabaran banget , film udah mulai tanpa bilang permisi dia mau buru - buru duduk sempet nginjek kaki gue lagi , udah gue bilang sebentar gue ambil tas gue dan jaket gue ditempat duduk yang dia mau dudukin doi baru bilang pardon .

Akhirnya film pun dimulai , tapi kok mulai ngerasa enggak enak badan gue ngerasa bioskop ini terlalu panas , sedangkan gue cuman pake sweeter biasa dan rok doang tetep berasa sekali panasnya ruangan bioskop , agak enggak konsen nonton filmnya.

Awal dari film ini bikin gue terpana dengan kehidupan Jamal kecil .. bener - bener terenyuh hati gue ngeliat tempat tinggal mereka yang penuh dengan sampah , walaupun mereka masih kecil tapi kehidupan mereka udah susah banget enggak tega liatnya . Sewaktu kecil gue bukan berasal dari keluarga yang mampu tapi , biarpun begitu gue ngerasa kehidupan gue semasa kecil lebih baik daripada mereka ini dan gue ngerasa bersyukur sekali. Rasanya engak adil untuk seorang anak kecil yang tidak berdosa hidup dalam kesusahan yang cukup menyengsarakan jadi ketika mereka besar pun wajar melihat yang satu menjadi orang baik dan yang satu menjadi tidak baik karena dari latar belakang kehidupan mereka semasa kecil yang keras untuk mempertahankan hidup .

Lagi - lagi materi juga sangat dominan dalam kehidupan , yang kaya dan punya uang banyak bisa berbuat semau mereka sedangkan yang miskin tertindas untuk menggapainya pun serasa mimpi dan ketika jamal berhasil menjawab semua pertanyaan yang diajukan dalam kuis who wants to be millioner pun tetep ada yang tidak percaya dan dia harus di tahan di kantor polisi dengan perlakuan yang tidak adil.

Film ini memang pantas untuk ditonton dan patut di acungkan jempol , biar kita juga tidak lupa diri , sombong atau angkuh dengan yang apa kita terima sekarang ini .
Kalau disini kehidupan anak kecil yang paling miris untuk anak - anak gypsie .. keterlaluan ortu mereka dari dulu hingga sekarang enggak mau berubah , mereka enggak sekolah , minta - minta di jalan atau di restaurant sedangkan negara perancis adalah negara maju dan orang susah bisa minta bantuan , sekolah pun gratis untuk anak - anak tapi sayang mereka enggak peduli dengan hal itu semua tetep kekeh dengan adat istiadat mereka yang kolot dan aneh juga enggak bisa membaur dengan orang lain selain mereka , sangat disayangkan . Kadang kalau mereka dateng ke restaurant tempat gue bekerja gue suka kesel bukannya apa - apa mereka disuruh minta uang dan kalau enggak dikasih akan tetep berdiri disana dan walaupun mereka masih kecil , mereka mengucapkan kalimat kasar yang kadang bikin kuping tambah panas .
Mestinya orang tua mereka harus sadar , kalau nasib mereka ingin berubah .Entah kapan mereka mau berubah ..
Gambar film diambil dari gogle

Tidak ada komentar: